Keseruan Kegiatan Ceria Bercerita Bersama KSPA UNJ, Yuk intip keseruanya !

Table of Contents

Kegiatan Ceria Bercerita Bersama KSPA dilaksanakan dalam bentuk sesi story telling yang dikemas secara interaktif, kreatif, dan edukatif dengan penyampaian cerita yang menarik dan dengan bahasa yang ringan sertaa mudah dimengerti oleh anak, sehingga anak-anak dapat mengikuti kegiatan dengan aktif dan menyenangkan.

Salah satu dongeng yang dibawakan berjudul “Kupu-Kupu yang Tak Mau Terbang”. Melalui kisah Kiki si kupu-kupu yang ragu untuk terbang, Ulo si ulat yang setia mendukung, dan bisikan Angin yang hangat, anak-anak diajak berinteraksi aktif mulai dari bersuara meniru angin hingga bersorak memberi semangat “Kiki, kamu BISA!”. Cerita ini menyampaikan pesan moral mendalam tentang keberanian untuk mencoba hal baru.

Kegiatan ini juga akan menggunakan media pendukung yang menarik agar anak tidak merasa bosan dan pesan yang terkandung dalam cerita dapat tersampaikan dengan baik. Kegiatan Ceria Bercerita Bersama KSPA ini menargetkan anak berusia 4 – 8 tahun dengan target minimal 15 anak usia dini yang mampu diikutsertakan.

Kegiatan ini bertujuan untuk mengembangkan kemampuan bahasa, imajinasi, kreativitas, menanamkan nilai-nilai positif kepada anak sejak usia dini, serta menyediakan wadah edukasi dan hiburan bagi anak. Dengan begitu, kegiatan ini diharapkan juga dapat meningkatkan minat literasi pada anak usia dini, dan dapat meningkatkan minat anak terhadap kegiatan membaca dan mendengarkan cerita, sekaligus meningkatkan eksistensi KSPA UNJ di masyarakat. Kegiatan ini telah dilaksanakan pada tanggal 25 Juli 2026.

Kesan dan Pesan dari Ketua Pelaksana CBBK(Rahayu) : Kegiatan CBBK menurut saya sangat seru dan memberikan banyak pengalaman serta pembelajaran baru. Melalui kegiatan ini, saya mendapatkan kesempatan untuk belajar lebih banyak, terutama dalam memahami dan menghadapi anak usia dini dengan berbagai karakter dan kebutuhan mereka.

Selain menambah pengalaman, kegiatan CBBK juga menjadi sarana untuk mempererat hubungan antarpanitia, meningkatkan rasa tanggung jawab, serta membangun kerja sama yang baik. Saya berharap pengalaman dan pembelajaran yang diperoleh selama kegiatan ini dapat menjadi bekal yang bermanfaat untuk kegiatan-kegiatan selanjutnya.

Kesan dan pesan dari Ketua Umum (Naila Tsabitta Anwar) : Kesan

Sebelumnya, sudut pandang saya mengenai dinamika anak-anak hanya terbatas pada lingkup KSPA. Namun, keterlibatan dalam kegiatan CBBK menjadi sebuah titik balik yang sangat berharga. Saya berkesempatan untuk berinteraksi langsung dengan anak-anak yang memiliki latar belakang dan karakter yang sangat beragam—mulai dari yang sangat pendiam hingga yang begitu dinamis dan penuh energi.

Pengalaman ini mengajarkan saya untuk tidak berpatokan pada satu kacamata saja, melainkan belajar melatih empati dan memahami sesuatu dari sudut pandang orang lain. Saya menyadari bahwa anak-anak di Indonesia memiliki keberagaman karakter yang luar biasa. Tugas kita bukan sekadar menyamaratakan mereka, melainkan memahami, merangkul, dan mengoptimalkan keunikan serta potensi yang dimiliki oleh setiap anak.

Di samping itu, momen kebersamaan saat bermain permainan tradisional dan berdongeng memberikan kesan tersendiri yang sangat menyenangkan. Interaksi yang hangat inilah yang membuat CBBK terasa istimewa dan memiliki nilai tambah yang membedakannya dari kegiatan KSPA lainnya.

Pesan & Harapan

Semoga ke depannya program CBBK dapat terus dikembangkan dan menjangkau cakupan anak-anak yang lebih luas dari berbagai wilayah. Dengan demikian, para pelaksana dapat memperkaya wawasan mengenai keragaman karakter anak secara lebih komprehensif. Saya juga berharap penguatan serta pelatihan KSPA ini dapat diperluas secara merata ke berbagai daerah, sehingga dampak positifnya tidak hanya berpusat di satu wilayah saja.

Author:
Picture of Nashwa KSPA UNJ
Nashwa KSPA UNJ

Leave a Reply